Ritual Mappande Sasiq Pada Masyarakat di Desa Lapeo Kabupaten Polewali Mandar

Authors

  • Abdul Rahman Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.56799/jim.v1i12.1038

Keywords:

Ritual, Rasa syukur, Keberkahan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keberlangsungan ritual mappande sasiq di masyarakat pesisir Desa Lapeo Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Dan juga pengabsahan data dengan menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Mappande Sasiq tetap berlangsung namun tidak seramai dulu ini dikarenakan pola pikir masyarakat yang semakin kearah modern. Faktor pendukung mappande sasiq yaitu masih banyaknya masyarakat Desa Lapeo yang percaya dengan mitos, selain itu bahan-bahan yang digunakan dalam ritual mappande sasiq mudah didapatkan. faktor penghambatnya yaitu adanya pandangan dari kalangan kelompok agama yang menganut paham ekstrim dan menganggap ritual sperti itu sebagai perbuatan syirik serta berkurangnya hasil tangkapan nelayan mengakibatkan terjadinya pergeseran pemahaman masyarakat nelayan yang kurang antusias terhadap ritual mappande sasiq

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, I. (2010). Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Abidin, Y. Z., & Saebani, B. A. (2014). Pengantar Sistem Sosial Budaya Indonesia. Bandung: Pustaka Setia.

Ahmadi, A., & Al Hamid, R. (2020). Praktek Pendidikan Keagamaan Popular Dan Arabisasi Ungkapan. At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 9(2), 21–44.

Ansaar, A. (2019). Sistem Pengetahuan Pelayaran dan Penangkapan Ikan pada Masyarakat Nelayan di Kelurahan Rangas, Kabupaten Majene. Walasuji, 10(2), 139–154.

Arifin, M., & Khambali, K. B. M. (2016). Islam dan akulturasi budaya lokal di aceh (studi terhadap ritual rah ulei di kuburan dalam masyarakat pidie aceh). Jurnal Ilmiah Islam Futura, 15(2), 251–284.

Fakhri, A., Ohara, S., Melinda, V., & Putri, A. (2021). Ritual Ibadah sebagai Upaya Penurunan Kecemasan pada Masa Pandemi Covid-19. Psisula: Prosiding Berkala Psikologi, 2, 413–428.

Fitrah, A. N., Wahyuni, S., Idris, N., & Bahfiarti, T. (2018). Analysis of Symbolic Meaning of Shipping Technique and Navigation: Case Study of Sandeq Boat of the Mandar Tribe. International Conference of Communication Science Research (ICCSR 2018), 316–320. Atlantis Press.

Idrus, L., & Ridhwan, R. (2020). Islam Dan Kearifan Lokal: Belajar Dari Kearifan Tradisi Melaut Suku Mandar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 79–98.

Ikbar, M. Y. (2012). Metode Penelitian Sosial Kualitatif. Bandung: Refika Aditama.

Koentjaraningrat. (2002). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Komara, E. (2014). Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian. Bandung: Refika Aditama.

Mahyuddin, M. (2019). Modal Sosial dan Integrasi Sosial: Asimilasi dan Akulturasi Budaya Masyarakat Multikultural di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Dan Keagamaan, 12(2), 111–122.

Nor, M. R. M. (2011). Menangani Cabaran Umat Islam Era Moden (Addressing Challenges Of Muslims In Modern Era). Journal of Al-Tamaddun, 6(1), 107–121.

Prayudi, P. (2016). Konsensus Elit Politik Dalam Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat. Kajian, 16(4), 767–791.

Pujileksono, S. (2017). Pengantar Antropologi: Memahami Realitas Budaya. Malang: Intrans Publishing.

Rohmah, N. (2015). Akulturasi Islam dan Budaya Lokal (Memahami Nilai-Nilai Ritual Maulid Nabi di Pekalongan). Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 9(2), 1–19.

Saebani, B. A. (2012). Pengantar Antropologi. Bandung: Pustaka Setia.

Sholikhin, M. (2010). Ritual dan Tradisi Islam Jawa: Ritual-ritual dan tradisi-tradisi tentang kehamilan, kelahiran, pernikahan, dan kematian dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Islam Jawa. Yogyakarta: Penerbit Narasi.

Subakir, A. (2014). Kritik atas Orientalisme dan Kecurigaan atas Kajian Keislaman di Dunia Barat. Dalam Religio: Jurnal Studi Agama-Agama, 4(2).

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Badung: Alfabeta.

Tahara, T., & Bahri, S. (2018). Nakodai Mara’dia Abanua Kaiyang Toilopi: Spirit Nilai Budaya Maritim dan Identitas Orang Mandar. Walasuji, 9(2), 249–259.

Tri, D., & Salis, Y. (2022). Psikologi Lintas Budaya. Malang: UMM Press.

Downloads

Published

2022-11-09

How to Cite

Abdul Rahman. (2022). Ritual Mappande Sasiq Pada Masyarakat di Desa Lapeo Kabupaten Polewali Mandar. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(12), 4184–4191. https://doi.org/10.56799/jim.v1i12.1038

Issue

Section

Articles