Kajian Tentang Ekonomi Kreatif di Kabupaten Kendal

Authors

  • Yovita Mumpuni Hartarini STIE Semarang

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi wisata dan ekonomi kreatif yang beragam dan Kabupaten Kendal mendapatkan predikat sebagai Smart City, namun sayang pengelolaan yang dilakukan selama ini terkesan apa adanya tanpa konsep, arah, dan strategi yang jelas. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ekonomi kreatif di Kabupaten Kendal. Kajian ini merupakan kajian survei. Metode kajian dengan kombinasi kajian metode kuantitatif. Kajian ini melihat dan mengkaji tentang kajian tentang pembangunan ekonomi kreatif di Kabupaten Kendal. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu Kabupaten Kendal. Populasi dan sampel dalam kajian ini adalah pelaku UMKM sebanyak 4.957 UMKM yang terdaftar di Data UMKM Kabupaten Kendal tahun 2021 Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan metode survey primer dan sekunder dan metode diskusi dan wawancara. Metode analisis data yaitu analisis data kuantitatif. Hasil kajian ekonomi kreatif di Kabupaten Kendal yaitu dari 17 sub sektor ekonomi kreatif, maka Kabupaten Kendal ada 4 yaitu kuliner, aplikasi, fashion, dan kriya, serta paling banyak sub sektor kuliner sebesar 71,43% dengan jenis kelamin pelaku ekonomi kreatif paling banyak perempuan sebesar 59,01%, dan kategori ekonomi kreatif paling banyak pelaku/perorangan sebesar 97,73%.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2022-09-06

How to Cite

Yovita Mumpuni Hartarini. (2022). Kajian Tentang Ekonomi Kreatif di Kabupaten Kendal. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 2(1). Retrieved from https://ulilalbabinstitute.com/index.php/EKOMA/article/view/650