Kebijakan Kontroversial Tentang Dana BOS Tahun 2021

Authors

  • Farid Setiawan Universitas Ahmad Dahlan
  • Tri Martono Universitas Ahmad Dahlan
  • Harmita Universitas Ahmad Dahlan
  • Kamala Sukma Julianti Universitas Ahmad Dahlan
  • Maya Syahrani Adisti Bana Universitas Ahmad Dahlan
  • Muhamad Iqbal Wibisono Universitas Ahmad Dahlan
  • Muhammad Wildanul Haq Universitas Ahmad Dahlan
  • Iis Widyastuti Universitas Ahmad Dahlan

Keywords:

Kebijakan, Dana BOS, Kebijakan Kontroversial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegunaan dana BOS dan dampak dari kebijakan kontroversial tentang dana BOS pada tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitiannya kebijakan pendidikan adalah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah yang memuat perencanaan secara umum, jangka pendek atau panjang, dan siasat yang strategis yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan pendidikan. Dana BOS digunakan untuk pengembangan perpustakaan, kegiatan evaluasi pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan Ekstrakurikuler dan pembelian alat multimedia pembelajaran. Dampak dari kebijakan kontroversial dana BOS pada tahun 2021 adalah peserta didik di sekolah kecil bisa berhenti sekolah, guru-gurunya tidak terfasilitasi, tidak meratanya kualitas pendidikan di Indonesia dan akan mendiskriminasi sekolah-sekolah yang belum berkembang dan membuat sekolah tersebut tidak akan mampu untuk berkembang.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-08-01

How to Cite

Farid Setiawan, Tri Martono, Harmita, Kamala Sukma Julianti, Maya Syahrani Adisti Bana, Muhamad Iqbal Wibisono, Muhammad Wildanul Haq, & Iis Widyastuti. (2022). Kebijakan Kontroversial Tentang Dana BOS Tahun 2021. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 1(5), 554–559. Retrieved from http://ulilalbabinstitute.com/index.php/PESHUM/article/view/706

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)